Nama Saya G

Andi Galang Arzachel Pasinringi

ITULAH nama saya. Ada empat kata yang memiliki fungsi dan makna berbeda. Terangkum dalam satu pemilik. Nama adalah doa, nama adalah harapan, dan nama adalah identitas.

Empat kata dengan 28 huruf memang menjadi nama yang lumayan panjang. Di kampung saya, Kabupaten Bone, nama-nama panjang jarang dipakai. Sehingga untuk memudahkan penyapaannya, maka diberikan nama panggilan yang singkat oleh orangtua saya Andi Idchan Pasinringi-Heriyanti Buhari. “G”

Satu huruf yang mewakili satu nama panjang itu. Setiap nama tentunya punya latar belakang penciptaan, begitu juga dengan nama saya. Setelah usia saya empat bulan dalam kandungan, kedua orangtua saya, sudah mempersiapkannya. Karena mereka sudah mengetahui jenis kelamin anak yang bakalan lahir nantinya, laki-laki, mereka pun mempersiapkan nama laki-laki.

Perburuan pun dimulai. Setiap hari, ayah saya beburu nama di internet. Hampir semua situs yang ada memuat nama-nama bayi dibuka. Seorang teman malah memberikan buku nama-nama bayi. Di situ ada sekitar seratusan nama bayi lengkap dengan asal bahasa dan artinya.

Apa yang terjadi, ternyata kedua orangtua saya bukannya punya pilihan, tapi malah semakin bingung. Saking banyaknya pilihan dan semua punya makna yang bagus.

Kembali orangtua saya berdiskusi. Akhirnya dipilih berdasarkan tema. Tema pertama: karena saya orangtua saya sekarang di Batam atau di Kepri, maka akan dipilih satu nama pulau yang ada di Kepri. Tujuannya agar memberikan memori.

Dirunutlah nama pulau yang ada di Batam dan sekitarnya. Ayah saya kemudian teringat dengan pulau yang pernah dikunjunginya. Galang. Pulau Galang menurut pemaknaan ayah saya memiliki makna yang sangat dalam.

Galang diharapkan menjadi doa. Pulau Galang pada akhir tahun 1970-an menjadi pulau harapan dari pengungsi dari negara Vietnam. Jika dibuka dalam buku sejarah, kita diingatkan istilah nama manusia perahu. Yang dimaksud dengan manusia perahu adalah orang-orang Vietnam yang mengungsi dari negaranya dengan menggunakan perahu.

Bisa dibayangkan bila manusia yang sudah berbulan-bulan terombang ambing di lautan tanpa arah dan harapan yang jelas, kemudian menemukan satu pulau dimana mereka bisa berlabuh. Mengakhiri petualangan antara hidup dan mati mereka. Pulau Galang adalah tambatan harapan.

Ada nilai kemanusiaan. Sehingga doa kedua orangtua saya, Galang akan menjadi manusia yang punya rasa kemanusiaan dan senantiasa bisa mengayomi orang lain. Minimal sebagai anak pertama, senantiasa menjadi harapan saudaranya sebagai tambatan atau sandaran dikala kesusahan. Galang diharapkan menjadi manusia yang welas asih kepada sesamanya.

Harapan lainnya, orang-orang Vietnam meninggalkan negaranya bukan tanpa sebab. Mereka meninggalkan negaranya karena mempertahankan keyakinan mereka. Komunis sedang berkuasa dan membantai mereka yang tetap kukuh mempertahankan keyakinannya. Dengan agamanya mereka harus berlayar kedunia antah berantah mengarungi lautan bersama angin dan ombak yang entah akan membawa mereka kemana.

Ada keteguhan hati untuk sebuah keyakinan. Itulah yang menjadi latar belakang lain kenapa orangtua saya memilih nama itu. Saya diharapkan menjadi anak yang kukuh pada pendirian dan teguh pada nilai-nilai agama.

Itulah doa dan harapan orangtua saya pada nama Galang.

Tema kedua: orangtua ingin saya menjadi anak yang cerdas, pandai, dan ilmu yang bisa bermanfaat untuk semua orang. Maka dipilihlah nama Arzachel. Ilmuwan ini hidup antara tahun 102-1087 Masehi. Sebenarnya, nama Arzachel adalah nama panggilan yang diberikan oleh para saintis Eropa. Nama aslinya adalah Al-Zarqali.

Penghargaan bangsa Eropa diberikan dengan mengabadikan wajah Arzachel pada setem di Spanyol, sebagai bentuk penghargaan atas sumbangannya terhadap penciptaan astrolabe yang lebih baik.

Beliau telah menciptakan jadwal Toledan dan juga merupakan seorang ahli yang menciptakan astrolabe yang lebih kompleks bernama Safiha. Selain ahli astronomi, Arzachel juga dikenal sebagai ahli ilmu matematika dan syair.

Sebenarnya, pada awalnya ada beberapa nama ilmuwa muslim yang dipilih, tapi atas masukan dari teman sekerja ayah saya di Tribun Batam Ruri Hanonsari Paramita, maka dipilihlah nama itu. “Unik, cakep,” kata Ruri.

Sementara, untuk nama depan saya Andi, itu karena nama warisan yang harus saya pakai. Sebenanya orangtua saya enggan memakai gelar itu, tapi karena permintaan dari kakek dan nenek, yah tidak apa-apalah.

“Tidak menutup kemungkinan anak kamu itu nantinya tiak tinggal di Sulawesi atau di kampong. Mungkin dia ada di Negara lain. Nama itu sebagai penanda bahwa dia orang Bugis,” kata nenek pada ayah saya.

Selanjutnya, nama Pasinringi adalah nama kakek buyut saya dari garis bapak. Ayah saya memakai nama itu yang natinya diharapkan sebagai lambang pemersatu keluarga. Meski sudara ayah saya tidak memakainya, tapi setidaknya dengan saya memakai nama itu, setiap orang yang ada hubungan darah dengan nama itu setidaknya mereka akan merunut silsilahnya. Yah, bisa saja nantinya pada generasi saya yang selanjutnya akan saling mengenal dan saling mencari karena nama itu.


10 Tanggapan to “Nama Saya G”

  1. Waahhh kisah yang panjang untuk pencarian sebuah nama, tapi patutlah dilalui mengingat nama yang dihasilkan tidak hanya bagus tapi juga sarat makna. Semoga makna namanya G bisa benar-benar terwujud dalam kehidupannya. Menjadi manusia yang tidak hanya cerdas dan pandai tapi juga memiliki rasa kemanusiaan yang tinggi dan dapat mengayomi orang lain.

  2. G8MLPJ yiaxwerrujdd, [url=http://dsundtgukegx.com/]dsundtgukegx[/url], [link=http://dypjipdyspgz.com/]dypjipdyspgz[/link], http://wgmavmqplqcs.com/

  3. vCS6y7 zyebiqagybnl, [url=http://sobwunyvyerg.com/]sobwunyvyerg[/url], [link=http://hhqtjqxaubit.com/]hhqtjqxaubit[/link], http://yorjmkpfvqpj.com/

  4. namanya panjang betul euy :D

  5. ayahmu G adalah ayah yg romantis, humanis, dan begitu menyayangi kamu. untuk pilihan namamu betapa dia harus melakukan berbagai pencarian. ini tentu sejarah yg penting buat kamu. ingat-ingatlah ketika kelak km berseberangan pendapat atau khilaf memarahi, itu bukan krn dia benci tp krn bentuk rasa sayang dan menginginkan yg terbaik untuk kamu…

    berharap makna di balik namamu adalah doa ayah dan ibumu yg menuntun kamu untuk menjadi anak yg sesuai doa mereka. aminnnnn

  6. nama anak saya Ghazi Fatah Rahmadanu.. panggilannya sama nih dengan galang.. G. salam kenal yaa..

  7. terima kasih atas kunjungannya ke blog G yang sederhana ini. yah, nama panggilannya sama. semoa suatu hari kelak, G bisa bertemu dengan G-ghazi fatah rahmadanu-. salam dari keluarga kecil kami di makassar

    terima kasih

  8. ass Andi, dibelakang nama sy juga pasinringi diambil dari nama kakek sy.

    • G juga pakai nama kakek. karena kata ayah saya, nama dia nggak cocok untuk jadi nama belakang…hehehehe. sebenarnya itu nama kakek buyut saya. mungkin hanya kesamaan nama, karena kalo orang bugis dulu, memang banyak yang pakai nama itu. ada juga mantan bupati di sulsel yang pakai nama belakangnya itu. tapi, tak ada hubungan keluarga. semoga kesamaan nama ini bisa bermanfaat dengan menjalin silaturrahim. salam dari makassar dan terima kasih sudah berkunjung ke blognya G

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: