G belajar berenang

apa perkembangan baru? G mulai belajar berenang. hari jumat lalu (25/6/2010), untuk kedua kalinya kami mengajak G berenang. yah, selama di makassar, memang baru dua kali G kami ajak berenang atau setelah bunda membelikan kaca mata berenang dan pelampung.

sebelumnya, kami mengajak G berenang di kolam renang kodam vii/wirabuana, jalan urip sumoharjo. karena ingin mencoba kolam renang yang lain, minggu lalu kami mengajaknya berenang di kolam renang mario di sungguminasa, gowa.

ceritanya, hari itu saya libur. pagi-pagi, saat mengantar bunda ke kantor, kami menyusun rencana berenang itu. nanti sore, kalau menjemput bunda, kita akan singgah berenang.

pulang ke rumah, ayah berdua dengan G. sekitar pukul 3 sore, bunda menelpon kalau dia sudah pulang. “ayo G, kita pergi berenang,” ajak ayah. G terlihat antusias. kantong plastik tempat peralatan berenagnya, kaca mata dan pelampung, langsung dia tenteng. “ayo ayah,” ajak G bersemangat.

berdua kami meluncur. kebetulan, letak kolam renang tidak jauh dari kantor bunda di pemda gowa. belum lagi ayah parkir motor dengan benar, G sudah melompat turun saking semangatnya.

beberapa waktu lalu, saat bunda mendaftar di gowa sebagai salah satu abdi negara, kami pernah mengajak G ke tempat itu. G sangat ingin berenang. kala itu kami memang sempat menjanjikan kalau nanti kami akan mengajaknya bereanng di situ.

alhamdulillah, janji kami bisa tepati jumat itu. selain karena ada kolam renang, di bawah kafe, ada kolam ikan. G memang sangat senang melihat ikan. nah, jadilah G sangat senang di lokasi itu.

usai berganti baju, kami berenang. seperti biasanya, bunda hanya menonton. ternyata G masih ketakutan saat dilepas. alhamdulillah, dalam prosesnya sedikit-sedikit dia mulai berani dan mendapat cara-cara baru.

melihat orang mengentakkan kakinya ke belakang saat di dalam air, G juga mencoba. sampai dia temukan cara. dia memeluk dari belakang dnegan kaki menjuntai ke belakang. “ayo ayah, mobilnya jalan,” kata dia sambil memeluk erat leher ayah.

semakin kencang dia mengentakkan kakinya, G berharap laju jalan saya dalam air juga bisa semakin cepat. “bagaimana caranya kita ajar G berenang, kita saja tidak tau berenang,” kata bunda.

yup, betul kata bunda, ayah tidak tau berenang. malah saya sempat trauma saat berada dalam air.

alhamdulillah, hari itu kami melewatinya dengan kegembiraan. G terlihat begitu senang. menjelang magrib, kami pulang. beruntung, di kafe mario itu ada tante herni (teman ayah yang tugas di gowa) mengabadikan keceriaan kami berenang. terima kasih tante herni… fotonya bagus.

menjelang magrib kami bergegas pulang. ternyata, hari itu G masih punya satu permintaan. ketemu sama ade’ ali di baruga.

“untuk daeng umpa, daeng fadli, ade’ ali. saya juga,” kata G mengambil beberapa kue dan memasukkan dalam saku celananya sesuai hitungan. awalnya bunda sempat protes. “pulang maki dulu. nanti malam baru ke sana,” kata bunda.

alasan bunda cukup masuk akal karena dia belum ganti baju, apalagi katanya dia agak pusing. okelah, nanti diliat perkembangan selanjutnya. ternyata, pas mau masuk pintu gerbang rumah di delta, G mengingatkan. “ayah, ke rumah ade’ ali.”

bunda ngalah deh. keceriaan G hari itu dilanjutkan di rumah baruga. alhamdulillah, hari itu saya bisa memberikan keceriaan pada keluarga kecilku. semoga, keceriaan ini terus berlanjut…..

~ oleh Andi Galang Arzachel Pasinringi Pasinringi pada Juni 30, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: