belajar negosiasi

G ayah mohon maaf karena tidak bisa memenuhi secara penuh semua keinginanmu hari ini. saya harus mengajarkan bagaimana G  mengerti dan mampu menerima bahwa tidak semua yang kita inginkan itu harus terpenuhi. dalam proses itu pun saya ingin mengajarkan bagaimana caranya kita bernegosiasi agar semua pihak merasa senang dan bisa menerima. jangan ada pemaksaan kehendak.

cerita itu berawal saat G mau mandi. G maunya dimandikan sama ayah di kamar mandi kamar bawah. soal siapa yang memandikan tidak ada masalah, saya kan terbiasa memandikan G, malah kalau saya ada, G selalu saya mandikan.

G harus mengerti bahwa di kamar bawah sekarang ditempati puang ile, puang yus, dan ade’ rizki. meskipun puang ile, puang yus, dan ade’ rizki pasti mengalah, tapi tidak boleh. dia harus mengerti.

“kalau ayah yang mandi, harus di atas atau mandi di belakang,” kata saya. dia tidak mau terima dengan kerasnya. G terus merajuk dan bahkan sudah terlihat marah. saya tawarkan mandi di kamar mandi tengah. di lantai satu, tapi bukan di kamar itu. ayah yang mandikan. G masih kekeh dengan penolakannya. “ok. boleh mandi di kamar bawah, tapi bunda yang mandikan.”

negosiasi kala itu tidak membuahkan hasil, G tetapn teguh dengan pendiriannya. G butuh beberapa waktu sejenak untuk berpikir. cukup lama G bermalas-masalan. setelah ade’ rizky pulang ke bone, kamis (13/5/2010), barulah G mau mengalah.

“ayah, ayo mandi,” kata G. “mandi di mana,” tanya saya. “mandi di atas, tapi sama ayah,” kata G. wah, akhirnya G cair. negosiasi pun kami lahukan kembali saat jalan-jalan ke mal panakukkang, jumat (14/5/2010). G mau main di lantai satu, tapi bunda juga mau belanja.

“bagaimana kalau G main di sana (depan matahari) karena bunda mau belanja. ayah temani G main,” tawar saya. akhirnya G juga mau mengerti.

kami berharap, G tetap bisa bernegosiasi dengan baik dan benar sehingga nantinya berguna untuk dirinya dan orang lain. intinya, kami tidak menginginkan G  hanya mau menang sendiri, tapi juga mengerti keinginan orang lain. tetap semangat G

~ oleh Andi Galang Arzachel Pasinringi Pasinringi pada Mei 15, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: