wanita binal

Seorang wanita muda dan binal tersesat di sebuah dusun terpencil.
Hari menjelang malam dan akhirnya si wanita meminta ijin ke sebuah rumah petani utk menginap.

“Boleh,” kata pak petani sambil memandang si wanita. Tapi janji tidak boleh ngajarin hal yg macam-macam pada 2 putraku yg masih polos si Deny dan Akbar.

Si wanita menyetujui, tp apa daya pada malamnya si wanita tergiur juga melihat 2 pemuda desa yg gagah perkasa itu.

Diam-diam si wanita merayap ke kamar kedua pemuda itu dan bertanya
“apakah kalian siap mengalami kenikmatan hidup yang paling indah?”

Dengan polos kedua pemuda itu mengangguk.

“Okay,” kata si wanita.
“Tapi saya gak mau jadi hamil karenanya, jadi pakailah ini.” Kata si wanita sambil memakaikan kondom pada kedua pemuda itu.

Semalaman itu mereka bertiga bercinta sampai pagi dan keesokan paginya si wanita pun melanjutkan perjalanan.

Singkat cerita 30 tahun pun berlalu…..

Di suatu hari yg cerah kedua abang adik itu duduk2 di beranda.

Sang abang Deny tiba2 bertanya, “Dik, ingat tidak kamu puluhan tahun yg lalu ada seorang wanita yg singgah di rumah kita memberikan kita kenikmatan hidup paling indah?”

“Ya,tentu saja ingat bang. Kenapa Bang?” Tanya akbar.

“Yang bilang dirinya gak mau hamil itu loh.” Kata si abang deny lagi.

“Iya iya saya ingat kok.” Kata si akbar lagi.

“Nah sejujurnya apakah kamu masih peduli dia hamil atau tidak?” Tanya si deny.

“Sejujurnya sih engak lagi.” Kata si akbar.

“Baguslah… .
kalau begitu mari kita lepaskan saja karet sialan ini yuk.” Kata si deny.

~ oleh Andi Galang Arzachel Pasinringi Pasinringi pada Februari 8, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: