ups… ada burung hantu

sarapan pagi si burhan seharga 1 miliar?
beberapa hari lalu kami dikagetkan adanya seekor burung berukuran besar yang tiba-tiba terbang dari lantai dua, di atas tempat mencuci dan jemuran. burung berwarna coklat itu kemudian bertengger di atas rumah tetangga dan terus melihat kami yang juga memperhatikannya.

“upsss… burung hantu,” kata saya dengan kaget. beberapa saat G memerhatikan burung berukuran jumbo itu. dia kemudian bersembunyi di belakang saya dengan mimik takut. bunda juga heran, burung itu dari mana datangnya.

tapi kelihatannya jinak karena dia tidak mau pergi dari atap rumah itu. G masih terlihat takut. sesekali dia hanya mencuri pandang ke arah burung itu. setelah aktivitas mencuci di situ selesai, sengaja saya menutup pintu dan mengintip agar saya bisa melihat dari arah mana datangnya burung itu. saya berharap burung itu kembali.

hanya saja, ayah kecolongan karena tidak cukup sabar menunggu hingga burung itu tak lagi ada di tempat nangkringnya. pertanyaan dimana burung itu bersembunyi sebelum terbang menjadi pertanyaan.

mencari-cari kemungkinan di atas plafon juga tidak terlihat. apalagi memang ada celah yang cukup lebar di atas loteng yang memungkinkan burung malam itu bersarang.

hingga rasa penasaran terjawab, selasa (15/12/2009). “ada bangkai tokek di dekat gentong, depan mesin cuci. kayaknya dimakan sama burung hantu itu, adaki di atas kipas ac,” kata bunda memberitahukan kami yang sedang nonton tivi.

kapan dia menikmati menu tokek itu? tadi subuh saya yang bikinkan susu G, saya sempat keluar membersikan botolnya di situ, bangkai tokeknya belum ada? ah, sepertinya menu sarapan pagi si burung hantu itu.

di atas kipas pendingin ruangan saya liat burung hantu itu bertengger dengan manisnya. dia pun tidak panik melihat kami. malah terkadang dia terlihat tertidur.

kehadiran burung hantu itu di rumah membuat masalah baru. G takut ke belakang sendiri. padahal dulunya dia paling senang mandi sambil bermain mobil di situ. di belakang bunda dia bersembunyi…hehhee.

“kenapa takut sama burung hantu?
“mukanya jelek,” kata G dengan mimik agak takut.
“jelek kenapa?
“pakai topeng,” kata G menyampaikan alasannya.

ooo, ternyata itu alasannya. untuk mengurangi rasa takutnya, ayah dan bunda bersepakat memberikan nama baru untuk si burung hantu, yaitu burhan (akronim dari burung hantu).

bagus juga sebenarnya kalau burhan tinggal di situ, setidaknya ada peliharaan baru.

tapi, katanya sekarang harga tokek lagi melambung, kalau obrolan warung kopi ada yang bilang 15 juta untuk ukuran 3 ons. malah ada yang bilang seharga mobil avanza. lebih heboh lagi, teman ayah di kantor, katanya seekor tokek harganya bisa mencapai 1 miliar. gila.

wah, jangan-jangan tokek yang dimakan si burhan itu mencapai 3 ons? artinya sarapan pagi si burhan hari ini senilai 1 miliar. mantap benar tuh si burhan.

~ oleh Andi Galang Arzachel Pasinringi Pasinringi pada Desember 15, 2009.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: