selamat ulang tahun bunda

tiap tahun kejadian ini berulang dan tiap tahun pula saya mendapatkan respon yang sama. jawaban saya pun selalu berulang tiap tahun. lupa.

sejak 16 tahun lalu, wajah itu selalu cemberut saat dikalender hari itu menunjukkan tanggal 15 desember. baik saat dia masih sebagai pacar maupun sudah berganti status sebagai istri.

“tanggal berapa hari ini? kadang pertanyaan itu disampaikan secara langsung. secara spontan saya jawab, tanggal 15. setelah itu saya berlalu. sumpah, saya pikir kalau pertanyaannya itu benar-benar menanyakan tanggal hari itu tanpa maksud lain. yah, saya jawab saja sekenanya.

ternyata maksudnya lain. dini hari ini saya teringat kejadian saat masih mahasiswa dulu. seperti biasanya, dan sudah jadi tradisi diantara saya dan bunda, adalah saling memberitahukan saat akan melakukan sesuatu.

suatu malam, saya datang ke ramsis (asrama nahasiswa) 3c unhas dimana bunda mondok kala masih mahasiswa. saya memberitahukan kalau besok saya mau pergi manjat tebing di maros bersama teman-teman di korpala. tidak seperti biasanya, bunda ngotot melarang. dia seperti tidak rela kalau saya pergi manjat saat itu.

beberapa kali dia mengulang tanggal dan waktu saya berangkat dan pulang. memang pas besoknya itu tanggal 15 desember, bertepatan ulang tahunnya bunda. tapi, masalahnya saya tidak ingat. lupa. yang ada dalam pikiran saya saat itu hanya keinginan untuk manjat.

saya sempat bingung, ada apa ini? tidak seperti biasanya bunda seperti ini. dan pastinya, ini tidak ada dalam kamus hubungan kami, saling memaksakan. pastinya saya dongkol. “saya berangkat besok,” kata saya kemudian pergi.

jadilah keesokan harinya saya berangkat dan baru empat hari kemudian saya pulang ke makassar. beberapa hari kemudian saya masuk kampus. entah siapa yang mengingatkan, kalau pacar (kala itu masih pacar)  saya ulang tahun.

astaga, ini alasan dia melarang saya berangkat. pastinya saya mengambil langkah seribu ke ramsis mencarinya. permohonan maaf pastinya. dengan keegoanku saya masih sempat mengatakan, ndak bilang sih…. hehehe.

pastinya itu cuma pernyataan saat saya sangat terdesak karena  siapapun itu akan sangat gembira dan merasa tersanjung saat seseorang ingat ulang tahunnya. sebuah manifestasi dari bentuk perhatian.

apakah saya tidak perhatian? ah, perasaan tidak juga kok.

sebenarnya ada penyebab utama yang selalu saya sampaikan kepadanya sejak 15 tahun lalu. alasan utama yang pastinya saya berharap istriku tercinta bisa memahaminya.

pernah juga satu ketika saya heran bunda membuat masakan enak hari itu. ah, dalam pikiran saya, bunda lagi senang masak hari ini atau mencoba resep baru. nanti saya tersadar saat pulang dari kantor dikasi surprise kue tart. hehehe, ternyata saya ulang tahun.

ada lagi pengalaman unik kala saya mengajukan klaim asuransi untuk G di kantor. orang hrd bertanya tanggal menikahnya saya. saya jawablah bahwa sebelumnya data istri saya kan sudah masuk, ada kok buku nikahnya. datanya ada di situ. orang hrd senyum-senyum, pastinya dia merasa aneh. orang ini ditanya tanggal nikah kok jawabnya panjang sekali.

“iya, ada bos, bilang mi saja tanggal berapa kita nikah,” kata dia. “buka mi saja berkas ta dan liat ki disitu. gampang ji. ada data lengkap di situ semua ada,” jawab saya. pekerjaan yang cukup sulit karena dia harus membongkar arsip lagi.

hehehe… tampaknya dia sudah tau kalau saya ini tidak mengingat tanggal nikahnya saya. dengan berbisik, saya menelpon bunda. “eh, kita nikah tanggal berapa?” ternyata jawaban saya tidak langsung bisa saya dapatkan karena bunda bercanda. lama kami harus main tebak-tebakan karena bunda pikir saya main-main. tapi, asli sumpah, saya lupa (sampai saya menulis tulisan inipun saya belum mengingatnya…heheheh)

bukanya saya tidak menghargai hal-hal seperti itu pun melecehkan atau merendahkan perempuan, tapi memang saya tidak mengingatnya. saya juga heran, kenapa hal-hal seperti itu tidak pernah masuk dalam program otak saya.

******
“untuk kedua kalinya, bunda gagal cabut gigi….hehehe” status yang saya buat di efbe dini hari ini (selasa, 15 desember 2009). masuk komentar puang ajeng (andi tenri ajeng). “Andi Tenriajeng: besok kan Ultah, masa hadiahnya cabut gigi, nda serunya G dech dan ayahnya..khehehe”

hah…. bunda ulang tahun. terima kasih puang ajeng sudah mengingatkan.

tanggal 14 kemarin, pagi-pagi saya ke rumah puang nanna bersama G bawa nangka kiriman dari mama puang di bone. setelah itu balik ke rumah, mandi dan ke kantor.

“nanti bisa jemput di medical centre? nanti sore saya mau ke sana periksa gigi,” kata bunda. saya bilang insya Allah kalau sempat.

siang, puang sobek menelpon dari banjarmasin minta tolong dikirimkan ijazahnya. selesaikan pekerjaan, sore saya pulang ke rumah ambil berkas yang diminta puang sobek. karena sudah sore, sekalian bunda dan G ikut. setelah menyelesaikan urusan pengiriman, bunda saya antar ke mal ratu indah, katanya mau belanja. setelah itu dia rencanakan ke medical centre. saya lanjut ke kantor.

malamnya, bunda menelpon kalau dia sudah selesai. saya jemput antar pulang ke rumah. saya balik lagi ke kantor. tak ada dalam ingatan saya kalau besok bunda ulang tahun hingga puang ajeng mengingatkan.

terima kasih puang ajeng, semoga esok pagi saya bisa melihat senyum manis bunda. selamat ulang tahun. untuk pertama kalinya dalam sejarah saya akan mengucapkan itu diwaktu yang tepat.

~ oleh Andi Galang Arzachel Pasinringi Pasinringi pada Desember 14, 2009.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: