minggu pagi kelabu

hanya kehujanan di pantai losari

rencana besar G pagi ini gagal total. rencana senam di pantai losari dan melihat pemecahan rekor pembakaran ikan terpanjang sambil menikmati ikan bakarnya, minggu (13/12/2009), gagal total.

rencana pagi itu sudah disusun pada dini harinya saat makan dini hari bersama bunda ketika ayah baru pualng dari kantor. bunda mengiyakan. apalagi, pada minggu pagi itu, final acara senam yang dilaksanakan orang kantor ayah di pantai losari. harus hadir nih.

paginya, G bangun agak cepat dari biasanya. langsung mandi dan berpakaian. tanda-tanda kegagalan sudah terlihat, hujan mengguyur. setelah beberapa saat, hujan reda. kami pun berangkat.

dengan pakaian lengkapnya, kami meluncur ke losari. simpan motor di kantor, kami berjalan ke pantai. ayah dan G sempat berlari-lari menikmati pagi. namun, belum lagi sampai di pantai losari, hujan kembali mengguyur.

terpaksa kami singgah berteduh di warung pak de’, kenalan ayah. cukup lama hujan tak berhenti. gerimis masih tersisa, kami terpaksa menembusnya. baru berjalan beberapa langkah, titik-titik air kembali turun mengguyur. ah, lanjut saya.

G terpaksa ayah gendong dengan setengah berlari. sampai di loaksi senam, tak ada lagi keramaian di tengah jalan. tempat biasanya peserta berolahraga. kami berteduh dengan kondisi pakaian cukup basah. beberapa orang terlihat sudah membongkar tenda.

tanda-tanda kegagalan rencana sudah terlihat. beruntung, bos ayah mukhramal azis datang. dia kemudian memanggil kami bergabung di mobilnya untuk selanjutnya balik ke kantor.

kami melihat, beberapa orang berlari membawa ikan mentah dan jala-jala besi yang akan dipakai membakar ikan dari arah jalan metro tanjungbunga. dari informasi rencana bakar ikan itu gagal total. karena hujan, terpaksa acara itu urung dilaksanakan.

bermain bersama reva, anak om mukhramal azis di kantor menjadi pelipur lara kekecewaan G pagi itu. untungnya mereka bisa akrab dan bermain. hehehehe…. ternyata G kalah lomba lari dari reva. dari postur tubuh, reva memang lebih ramping di bandingkan G yang saat itu bertambah tambun.

setelah puas bermain, kami pulang ke rumah menembus gerimis yang masih mengguyur makassar. ayah dan bunda berharap, G kuat dan tidak apa-apa.

~ oleh Andi Galang Arzachel Pasinringi Pasinringi pada Desember 13, 2009.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: