Pinokiyo

G Cium Tanah Air

 

Puang Pipa memberikan gelar baru untuk G, Pinokiyo. Nama tokoh kartun itu disematkan kepada G karena hidungnya yang merah akibat luka.

 

Insiden G ”cium tanah air” terjadi pada hari Selasa (9/09/2008). Waktu itu, Bunda dan Puang Pipa sedang membeli bakso di depan rumah. G yang tidak mau ketinggalan juga bolak-balik ke penjual bakso. Kata Bunda, G seolah-olah seperti memesan bakso mengikuti gaya Bunda waktu memesan.

 

Tingkahnya, G datang ke penjual bakso dan mengoceh sambil menunjuk-nunjuk. Setelah itu, dia berlari ke tempat Puang Pipa dan Bunda. Kejadian itu terus diulangnya hingga dia terjerembab ke aspal jalan.

 

Hidung mancungnya terluka, percis di puncaknya. ”Berdosa sama tukang bakso itu. Yang bikin jatuh juga karena larinya aneh, kenapakah kalau orang lari kayak mattuddu-tuddu,” kata Puang Pipa mengomentari insiden yang dialami ponakannya.

 

Iyah sih, memang G agak aneh juga karena seolah-olah dia tidak tau jalan. Yang ada hanya bahasa berlari. Jadi, tidak ada dalam kamusnya jalan santai, kecuali kalau dituntun. Tapi, kalau lepas, langsung berlari.

 

Yah, terpaksa dalam beberapa hari G jadi Pinokiyo dengan hidung merahnya. 

~ oleh Andi Galang Arzachel Pasinringi Pasinringi pada September 16, 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: