Pertama G Mandi di Laut

Tidak Takut Ombak Pantai Tanjung Bayang

TRAUMA, itulah target saya mengajak G mandi di laut. Bukannya G yang trauma berenang, tapi saya. Rasa takut saya saat di air, sungai atau laut, jangan sampai menurun kepada G. Pengalaman kemarin memberikan saya keyakinan awal, G tidak takut air.

Rabu (30/7/2008), saya mengajak G dan Bunda ke Pantai Tanjung Bayang karena bertepatan dengan acara teman di kantor. Acara perpisahan Kepala Biro Sindo Sulsel Torino Sakti yang akan meninggalkan Makassar.

Pagi itu, berangklatlah kami dengan perlengkapan mandi dan bermain. G sengaja dibawakan bola agar dia bisa bermain di pantai. Saat melihat pantai, G sangat senang. Dia berjalan ke pinggir pantai sendiri. Melihat orang mandi, dengan berlari dia masuk ke air.

Blurrr…blurrr…blurrr. Ombak bergulung kecil menghantam G yang juga berlari menuju ke laut. Begitu girangnya dia saat percikan air mengenai wajahnya. Dia semakin senang. Berlari ke sana ke mari bermain dengan ombak yang naik turun mencium bibir pantai berpasir hitam.

Kaki kecil telanjangnya dengan lincah membuat kecipak air. Tidak lama, G semakin nekat. Dia ingin bermain dengan orang-orang yang berenang agak ketengah. Beberapa kali G harus terjerembab dalam air karena kami (saya dan Bunda) menariknya.

Matanya merah dan terkadang batuk setelah sedikit tenggelam. Dia semakin senang. Saya melihat ada kegembiraan luar biasa di mata anak semata wayang kami itu (saat ini baru satu. Tapi, Insya Allah, masih nambah, hehehehe).

Bunda pun demikian, gembira melihat kegirangan G, meski saya liat ada sedikit kecemasan saat G tiba-tiba berlari masuk ke air yang lebih dalam.

Baju dan celana basah, rambut penuh dengan pasir, serta mata yang semakin merah. Alhamdulillah, G tidak takut mandi di laut. Mudah-mudahan trauma saya tidak menurun kepada dia.

Kalau G mau tau, saya mulai trauma berenang saat kelas 5 SD. Waktu itu, saya menjadi anggota pramuka yang mewakili sekolah, SD Negeri 4 Watampone, ikut Jambore Cabang di Kecamatan Ponre. Di lokasi perkemahan ada sungai yang sangat alami. Airnya jernih dan benar-benar sejuk.

Sehingga, meski saya tidak tau berenang, saya tetap mandi di sungai. Hari itu, ingin juga saya merasakan kegembiraan teman-teman yang pandai berenang. Di bagian yang dalam, mereka melompat dan berenang menuju sisi sungai di sebelahnya.

Dari batu besar di sisi sebelah, mereka melompat dan berenang hingga tiba di tepi sungai di seberang. Enak sekali saya liat. Tapi, bagaimana caranya. Saya tidak bisa berenang. Setelah beberapa kali saya amati, ”Yah sepertinya saya bisa.” Dalam pikiran saya sudah menyusun rencana bagaimana gaya yang akan saya lakukan.

Saya akan melompat dari atas batu dengan gaya lurus masuk ke air dan menyelam hingga ke seberang. Saya tidak perlu mengapung di atas air, tapi cukup saya meluncur di dalam air. Saya menyelam. Setelah rencana saya matangkan, byurrrrr…..

Namun, apa yang terjadi, kecepatan luncuran saya kurang sehingga saya tidak bisa sampai di sisi sebelah. Saat saya menggapai dan tidak mendapat pegangan, mulailah saya tidak ingat apa-apa lagi.

Saya tersadar dan mendapati diri saya di tenda. Bubur kacang hijau dan susu hangat langsung disuguhkan oleh pelatih pramuka kami. Diceritakan sama teman-teman kalau saya tenggelam.

Beruntung ada anak SD dari Tinco (sepertinya nama daerah di Bone) yang menolong saya. Sejak itulah saya tidak pernah bergabung dalam acara berenang. Kalaupun terpaksa saya hanya masuk ke air di bagian yang dangkal, sekedar untuk mandi.

Rabu kemarin, saya tidak melihat ada rasa takut di mata G, justru dia sangat menikmati. Pantai Tanjung Bayang menjadi tempat pertama G merasakan asinnya air laut dan mandi. Semoga G tetap menikmatinya dan mampu bersahabat dengan deburan ombak laut atau derasnya arus sungai di kehidupannya kelak. Amin.

~ oleh Andi Galang Arzachel Pasinringi Pasinringi pada September 8, 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: