Ultah 1 G

Selamat Yah …

(Tanpa pesta. Hanya doa, kecupan, dan peluk hangat)

25 JANUARI 2008, G cukup berusia satu tahun. Padahal, saya merasa barusan saja saya menunggu dengan penuh ketegangan saat dia menjelang lahir. Sekarang sudah satu tahun berlalu. Dalam satu tahun G hadir bersama kami, ada banyak cerita seru. Bagaimana cerita dia lahir, belajar duduk, merangkak. Dan hingga sekarang sudah belajar jalan.

G sekarang tidak lagi naik kereta, tapi mendorong kereta. Memasuki usia 1 tahun, makin banyak saja pengetahuannya. Sudah semakin komunikatif. Semakin fasih menirukan apa yang diajarkan. Meniup, melambaikan tangan, dan banyak lainnya.

Semakin aktif dan banyak maunya sudah pasti. G juga semakin paham. Kapan dia siap-siap mau jalan atau kita yang dilihat mau keluar. Memasuki usia 1 tahun, ada tingkah G yang paling membahayakan. Dia suka memanjat. Memanjat jendela atau memanjat kereta. Untuk mencapai jendela, dia punya banyak akal.

Kereta duduknya didorong mendekati jendela. Setelah sampai di bawah jendela, dia kemudian manjat dan duduk di atas keretanya. Setelah itu dia berdiri sedikit untuk mencapai jendela. Barulah dia berdiri melihat keluar. Tentunya sangat berbahaya. Tapi, tidak bisa juga dilarang karena itulah bentuk kreativitas dia untuk mendapatkan sesuatu yang disenanginya.

G juga semakin senang bermain dengan koin. Dimanapun koin itu berada, pasti dicarinya. G juga sepertinya tau tempat penyimpanan koin bundanya. Koin disimpan di tempat botol susus di kereta dorongnya. Itulah yang selalu dipanjat. Mungkin dua tingkahnya yang tadi belum terlalu membahayakan.

Yang paling berbahaya adalah dia suka memukul-mukul tabung gas. Mungkin, dia senang mendengar gema tabung yang dipukulnya. Hanya sayang, pekerjaan itu harus diantisipasi. Kamipun menghalangi tabung dengan kursi.

Ulang tahun G yang pertama tepat pada hari Jumat, 25 Januari 2008. Tanpa pesta dan hadiah. Hanya pelukan dan kecupan hangat serta sepenggal doa untuknya. Ada harapan besar kami kepada G. Harapan yang sangat manusiawi, orangtua kepada anak-anaknya.

Khusus untuk G mungkin akan lebih besar harapan kami. Utamanya juga G masih anak tunggal saat saya menulis tulisan ini. G adalah anak pertama yang kami harapkan menjadi pengayom dan pelindung untuk adik-adiknya kelak. Ibaratnya, G adalah putra mahkota.

Putra mahkota yang layaknya akan memposisikan diri sebagai kakak bagi adik-adiknya kelak. Putra mahkota dengan penuh kebijaksanaan akan mengantikan posisi orantuanya kepada adik-adiknya dan keluarganya. Putra mahkota yang penuh dengan nurani kepada adik-adiknya juga dalam memutuskan sesuatu disaat harus menggantikan posisi kami dalam memutuskan sesuatu.

Selamat Ulang Tahun G

~ oleh Andi Galang Arzachel Pasinringi Pasinringi pada September 7, 2008.

2 Tanggapan to “Ultah 1 G”

  1. Hidup adalah perjuangan. Perjuangan untuk berani menatap masa depan. Setiap keputusan yang diambil jangan pernah disesali karena waktu tak akan kembali. Optimisme adalah kunci dari keberhasilan di masa yang akan datang. Saya yakin, Sampean, Nyonya, dan G telah menunjukan optimisme dan menjadi inspirasi bagi yang lain.

  2. terima kasih atas kunjungannya mas yon. terima kasih masukannya, insya Allah tak akan ada pemnyesalan akan keputrusan masa lalu. alhamdulillah menjadi satu kenangan terindah yang harus kami kenang dan didongenkan untuk G nantinya. sekali lagi terima kasih masyon…tetap zemangattt…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: