karakter
•Februari 9, 2010 • Tinggalkan sebuah Komentarbelajar
•Februari 9, 2010 • Tinggalkan sebuah Komentarkeraguan
•Februari 9, 2010 • Tinggalkan sebuah Komentarteman
•Februari 9, 2010 • Tinggalkan sebuah Komentarimajinasi
•Februari 9, 2010 • Tinggalkan sebuah Komentar
“Ini tentang imajinasi manusia dan rasa ingin tahu. Apa yang ada di luar sana? Sesuatu yang luar biasa seperti apa yang akan terjadi nanti? Apa yang eksis pada tingkat yang tidak dapat kita lihat dengan pancaindera kita?”
James Cameron, Sutradara film Titanic dan Avatar
(HARIAN SEPUTAR INDONESIA – Sunday, 07 February 2010)
jalan sukses
•Februari 9, 2010 • Tinggalkan sebuah Komentarmasa muda dan masa tua
•Februari 9, 2010 • Tinggalkan sebuah Komentarlogis dong…
•Februari 8, 2010 • Tinggalkan sebuah Komentar1. Kalo Circle-K itu buka 24 jam sehari, 7 hari seminggu, dan 12 bulan setahun. Kenapa dipintunya pakai lubang kunci?
2. Katanya wajan teflon itu anti lengket. Gimana caranya mereka menempelkan stiker teflon anti lengket di wajan itu?
3. Perlukah kita pake peredam suara kalo kita nembak seorang pantomim?
4. Kenapa mereka mensterilkan jarum suntik pada orang yang mendapat hukuman mati suntik?
5. Kalo kura-kura kehilangan tempurungnya, Dia gelandangan atau telanjang yah..??
6. Kalo olive oil berasal dari buah olive, kalo baby oil?
7. Apa yang terjadi kalo ada orang kaget setengah mati, mengalaminya dua kali?
8. Kalo “kotak Hitam” di pesawat itu tidak bisa hancur, Kenapa mereka nggak bikin seluruh pesawat dari bahan yang sama?
9. Kalo ada orang yang ketagihan counseling, Gimana cara menyembuhkan mereka yach..??
(http://www.facebook.com/andigalangarzachelpasinringi?v=feed&story_fbid=484593765640#!/?page=4&sk=messages&tid=1081145006911)
bisa…..
•Februari 8, 2010 • Tinggalkan sebuah KomentarSeekor belalang lama terkurung dalam satu kotak. Suatu hari ia berhasil keluar dari kotak yang mengurungnya, dengan gembira dia melompat-lompat menikmati kebebasannya.
Di perjalanan dia bertemu dengan belalang lain, namun dia heran mengapa belalang itu bisa lompat lebih tinggi dan lebih jauh darinya.
Dengan penasaran dia bertanya,
“Mengapa kau bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh dariku,padahal kita tidak jauh berbeda dari usia maupun ukuran tubuh?” Belalang itu menjawabnya dengan pertanyaan,
“Dimanakah kau tinggal selama ini? Semua belalang yang hidup di alam bebas pasti bisa melakukan seperti yang aku lakukan.”
Saat itu si belalang baru tersadar bahwa selama ini kotak itulah yang telah membuat lompatannya tidak sejauh dan setinggi belalang lain yang hidup di alam bebas.
Sering kita sebagai manusia, tanpa sadar, pernah juga mengalami hal yang sama dengan belalang tersebut. Lingkungan yang buruk, hinaan, trauma masa lalu, kegagalan beruntun, perkataan teman,tradisi, dan semua itu membuat kita terpenjara dalam kotak semu yang mementahkan potensi kita.
Sering kita mempercayai mentah-mentah apa yang mereka voniskan kepada kita tanpa berpikir dalam bahwa apakah hal itu benar adanya atau benarkah kita selemah itu? Lebih parah lagi, kita acap kali lebih memilih mempercayai mereka daripada mempercayai diri sendiri.
Tahukah Anda bahwa gajah yang sangat kuat bisa diikat hanya dgn tali yang terikat pada pancang kecil? Gajah sudah akan merasa dirinya tidak bisa bebas jika ada “sesuatu” yang mengikat kaki nya, padahal “sesuatu” itu bisa jadi hanya seutas tali kecil…
Sebagai manusia kita mampu untuk berjuang, tidak menyerah begitu saja kepada apa yang kita alami. Karena itu, teruslah berusaha mencapai segala aspirasi positif yang ingin kita capai. Sakit memang, lelah memang,tapi jika kita sudah sampai di puncak, semua pengorbanan itu pasti akan terbayar. Pada dasarnya, kehidupan kita akan lebih baik kalau kita hidup dengan cara hidup pilihan kita sendiri, bukan dengan cara yang di pilihkan orang lain untuk kita
(http://us.mg2.mail.yahoo.com/dc/launch?.gx=0&.rand=0u98k14vi8hd3)
berita duka
•Februari 8, 2010 • Tinggalkan sebuah KomentarSeorang pemuda yang mendapat beasiswa sekolah di luar negeri sedang menelpon ke rumahnya, karena uang saku yang pas-pasan maka dia jarang sekali menelpon kerumahnya.
Kebetulan telponnya diterima oleh adiknya. “Hallo, dik, gimana kabarnya kucing kesayangan abang ?” tanya si kakak.
“Kucing abang sudah mati,” jawab si adik dengan enteng.
“Yang bener, dik..?? Itu kan kucing kesayangan abang !” teriak si abang nggak percaya.
“Bener bang…, sudah mati !” jawab si adik lagi.
“Dik.., abang kasih tau ya.., kalau memberi tahu kabar duka, jangan asal ngomong aja.., adik harusnya perhatiin perasaan orang yang diberi kabar dong…. Khan adik bisa bilang kalau kucingnya hari ini lagi ada di atap dan ngga mau turun…, besok adik bisa bilang lagi kalau kucingnya jatuh…, besoknya lagi adik bisa bilang kalau kucingnya udah lukanya parah dan gak bisa diselametin lagi…, Nah kalau adik bilangnya kaya gitu khan abang terima kabarnya juga jadi ngga kaget…”.
“Iya deh bang…, maaf…” jawab si adik polos.
“Ya udah kali ini ngga apa-apa..,” lanjut abangnya.
“Oh iya dik, gimana kabar ibu ?”
“Ehhhmmm, ibu lagi ada di atap dan ngga mau turun….” jawab si adik polos.












