istri muda dan istri tua

•November 19, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Istri muda ga sempet masak atau masakannya gak enak :
“Gak apa-apa sayang. Kita makan di restoran yuk!”
* Istri tua ga sempet masak atau masakannya gak enak :
“MASAKAN KOK SAMA TAMPANG GAK BEDA! SAMA2 GAK ENAK!”

* Istri muda minta dibeliin mobil baru :
“Sabar ya sayang,nabung dulu. Apa sih yg nggak buat kamu.”
* Istri tua minta dibeliin mobil baru :
“KAMU TUH GAK TAU APA CARI DUIT ITU SUSAH, MINTA YG ANEH2 LAGI!”

* Istri muda lagi hami tua lewat depan suami :
“Sayang, wanita itu kalau sedang hamil justru lebih sexy lho.”
* Istri tua lagi hami tua lewat depan suami :
“WELEH, GENTONG JALAN, NGAPAIN SIH MONDAR-MANDIR AJE?!”

* Istri muda gak mau nyuci pakaian :
“Ahh,kan ada pembantu dan mesin cuci, lagian tar tangan kamu jadi kasar lho!”
* Istri tua gak mau nyuci pakaian :
“DASAR SOK. NYUCI PAKAIAN AJA GAK MAU!!!”

* Istri muda lagi ngambek dan cemberut :
“Kamu biar cemberut gitu tetep keliatan manis kok Yang. Muaaacchh.”
* Istri tua lagi ngambek dan cemberut :
“ITU MUKA DARI TADI DILIPET GAK DILIPET JUGA SAMA AJA!!”

* Istri muda lupa bangunin suami untuk kerja :
“Kamu tidurnya nyenyak banget ya semalam? Ga papa kok sekali-kali aku telat ngantor.”
* Istri tua lupa bangunin suami untuk kerja :
“TIDUR APA MATI??? AKU BAKAL KENA DAMPRAT BOS NIH GARA-GARA KAMU!!”

* Istri muda dandan pake make up mahal :
“Kamu tambah cantik deh! I LOVE YOU.”
* Istri tua dandan pake make up mahal :
“DASAR BUBOR! IBU-IBU BOROS!!”

* Istri muda kentut :
“Gak papa sayang, kalau kentut ditahan-tahan bikin penyakit lho.”
* Istri j tua kentut :
“BAU TAU GAK???!!!! GAK ADA SOPAN SANTUN SAMA SEKALI!!”

* Istri muda ngajak plesiran ke BALI :
“Bali is a beautiful place. Yuk Yang.”
* Istri tua ngajak plesiran ke BALI :
“HALAAAAHH! ANCOL AJA KENAPA?! YANG DEKET AJA!”

* Istri muda lagi sakit :
“Bentar lagi juga sembuh. Kamu banyak istirahat yah Yang.”
* Istri tua lagi sakit :
“WAH JANGAN-JANGAN BENTAR LAGI NIH! NAMANYA JUGA UMUR.”

ayam goreng

•November 19, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

G ngamuk …. heheheh
ceritanya berawal saat mama aji bersiap pulang ke bone, kamis (19/11/2009). sebelum pulang, mama aji membeli ayam goreng (yang mirip kfc) yang dibalur tepung renyah, di depan kompleks.

ikutlah G bersama mama aji belanja. saya tidak tau pasti apa yang adalam pikiran G saat itu. ayam goreng itu memang menjadi menu kesenangan G. pulang dari beli ayam goreng, diberikanlah G beberapa potong karena sebagian mama aji mau bawa pulang ke bone sebagai oleh-olehnya untuk cucunya di bone atau sepupu G.

G tidak terima dengan pemberian itu, malah mengambil ayam goreng yang ada dalam dos (wadah tempat ayam goreng dari penjual).

dibujuk tidak mempan. kenapa yah? potongan ayam dalam tempat dia terus ditambah, ternyata G tidak goyah. tetap kekeh dengan ayam goreng dalam kotak itu.

hehehe … ternyata lucu juga. bukan persoalan jumlah potongan ayamnya, tapi dos tempat ayam goreng itu yang dia mau. meski jumlah potongan ayamnya lebih sedikit dalam dos, G tak masalah. yang penting, dos merek ayak goreng itu dia yang ambil. hehehe… (G bagusnya ambil yang lebih banyak, untuk bunda juga … hehehe)

selamat menikmati G

petani miskin dan kuda

•November 19, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

(fisip_unhas] Petani Miskin dan Kuda From: syahrir rasyid Add to Contacts To: fisip_unhas@yahoogroups.com)

PETANI MISKIN DAN KUDA

Seorang petani miskin memiliki seekor kuda yang sangat bagus, yang bahkan mengagumkan rajanya, dan ditawar mahal sekali jika kuda itu mau dijual. Sayangnya, petani itu tidak mau menjualnya.

Tetangga-tetanggany a mendatangi dia dan pada mengomel ; “Kamu itu bodoh. Kamu itu sungguh beruntung kudamu ditawar semahal itu, dan kamu, alangkah bodohnya tidak memberikannya.”

Seminggu kemudian, kuda itu tidak kelihatan pulang kandang sore harinya. Tetangga-tetanggany a kembali datang dan mengomel lagi ; “Nah, itulah akibatnya. Sekarang kudamu hilang, tentu saja ada yang mencurinya. Coba kemarin kamu jual, tentu saja kamu akan untung, dan tidak akan mengalami kerugian begini.”

Sekali ini si petani menjawab ; “Kudaku tidak hilang, tidak juga dicuri orang. Kita tidak tahu itu. Yang kita ketahui hanyalah bahwa kuda itu tidak ada sekarang, tidak pulang ke kandang. Itu saja.”

Para tetangga itu tetap saja mengomel ; mengatakan kalau kudanya telah dicuri, dan dia telah mengalami kerugian besar. Tapi, beberapa hari berikutnya, ternyata kuda itu datang lagi.

Rupanya kuda itu pergi ke hutan, dan sekarang telah pulang ; bahkan membawa serta sepuluh kuda lain menemaninya. Tetangga-tetangga itupun datang lagi mengerumuni petani itu.

“Ah, kamu sungguh beruntung. Ternyata kudamu tidak hilang, bahkan ia telah menambahkan sepuluh kuda lagi bagimu. Kamu sungguh beruntung.”

Sekali lagi petani itu menjawab ; “Ah, tidak perlu dibilang begitu. Cukup dikatakan kudaku telah pulang. Dan bersamanya ada sepuluh kuda lain. Tentang beruntung atau rugi, tidak perlulah disebut-sebut, karena sesungguhnya kita tidak akan tahu.”

Para tetangganya tetap saja tidak dapat mengerti, dan menganggap itu semua sungguh keberuntungan besar bagi petani itu. Lalu beberapa hari berikutnya; anak petani itu terjatuh dari kuda itu ketika sedang mencoba menjinakkan sepuluh kuda liar itu. Terjatuh, dan terluka.

Tetangga-tetangga itupun mengerumuni petani itu lagi. “Yah, benar kamu. Ternyata bertambahnya sepuluh kuda itu bukanlah anugerah bagimu. Malah membawa malapetaka, sehingga anakmu terjatuh dan terluka.”

Kembali petani itu menjawab mereka ; “Bukan begitu. Tidak ada musibah atau anugerah. Kita tidak tahu, sehingga kita tidak dapat mengatakannya.

Cukuplah kalau dikatakan anakku terjatuh dari kudanya, dan sekarang sedang terluka.” Para tetangga tetap saja tidak dapat memahaminya. Seminggu berikutnya, ternyata negeri itu terlibat perang dengan negara tetangganya.

Dan semua pemuda di kampung itu kena wajib militer untuk turun ke medan perang. Hanya anak petani yang terluka tadi yang lolos dari kewajiban itu.

Kembali tetangga-tetangga tadi datang ke petani itu, dan dengan suara muram mereka pada bicara ; “Ah, benar kamu. Terlukanya anakmu bukanlah musibah. Justru itu anugerah, sehingga anakmu dapat lolos dari wajib militer ini. Duh, kami yang justru dapat musibah, karena pasti anak-anak kami tidak akan lolos dari medan perang ini.”

“Ah, berkali-kali aku mengatakan ini, tapi kamu belum mengerti juga. Kalian terlalu biasa menilai dan menghakimi apapun. Kalian selalu menyimpulkan sesuatu atas suatu kejadian kecil, padahal kamu tidak tahu cerita seutuhnya. Kehidupan kita menghampiri kita sepotong demi sepotong, dan kita tidak tahu kisah lengkap kehidupan kita. Hanya Dia Yang Maha Tahu yang tahu kisah lengkapnya.”

NASEHAT ROSULULLOH S.AW UNTUK PUTRINDA KESAYANGANNYA, FATIMAH AZ-ZAHRA

•November 18, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Suatu hari Rasulullah S.A.W menyempatkan diri berkunjung kerumah Fatimah az-zahra. Setiba dikediaman putri kesayangannya itu, Rosulullah berucap salam & kemudian masuk. Ketika itu didapatinya Fatimah tengah menangis sambil menggiling Syaiir ( Sejenis Gandum ) dengan penggilingan tangan dari batu. Seketika itu Rosul bertanya kepada putrinya.

“ Duhai Fatimah, apa gerangan yang membuat engkau menangis ? Semoga Allah tidak menyebabkan matamu berderai.”
Fatimah menjawab. “ Wahai Rosulullah, Penggilingan dan Urusan rumah tangga inilah yang menyebabkan Ananda menangis.”

Kemudian duduklah Rosulullah S.A.W disisi Fatimah. Kemudian Fatimah melanjutkan. “ Duhai Ayahanda, sudikah kiranya Ayah meminta kepada Ali, suamiku. Mencarikan seorang Jariah ( Hamba Perempuan ) untuk membantu Ananda menggiling gandum dan mengerjakan pekerja’an Rumah ?”.

Maka bangkitlah Rasulullah S.A.W mendekati penggilingan itu. Dengan tangannya beliau mengambil sejumput gandum lalu diletakkannya dipenggilingan tangan seraya membaca BASMALLAH. Ajaib dengan seizing ALLAH S.W.T. penggilingan tersebut berputar sendiri. Sementara penggilingan itu berputar, Rasulullah bertasbih kepada ALLAH S.W.T dalam berbagai bahasa, sehingga habislah gandum itu tergiling.. “ Berhentilah berputar dengan izin ALLAH S.W.T.” maka penggilingan itu berhenti berputar.

Lalu dengan izin ALLAH pula penggilingan itu berkata dengan bahasa manusia.” Yaa.. Rasulullah, demi ALLAH yang telah menjadikan tuan kebenaran sebagai Nabi dan Rasul-nya. Kalaulah tuan menyuruh hamba menggiling gandum dari timur hingga kebaratpun niscaya hamba gilingkan semuanya, Sesungguhnya hamba telah mendengar dalam kitab ALLAH S.W.T. “ Hai orang yang beriman, peliharalah dirimu, keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, penjaganya malaikat yang kasar lagi keras, yang tidak mendurhakai ALLAH terhadap apa yang dititahkannya dan mereka mengerjakan apa yang dititahkannya. Maka hamba takut yaa.. Rasulullah kelak hamba menjadi batu dineraka.”

Dan bersabdalah Rasulullah.” Bergembiralah, karena engkau adalah salah satu Mahligai Fatimah az-zahra didalam surga. Maka bergembiralah penggilingan batu itu.

Lalu Rasulullah bersabda.
”Jika ALLAH menghendaki,niscaya penggilingan itu akan berputar dengan sendirinya untukmu. Tapi ALLAH menghendaki dituliskan-nya untukmu beberapa kebaikan dan dihapuskan-nya beberapa kasalahanmu. Dan diangkatnya beberapa derajat untukmu bila wanita menggiling gandum untuk suami dan anaknya. Dan ALLAH menuliskannya setiap gandum yang digilingkannya SATU kebaikan dan mengangkatnya SATU derajat “

Kemudian Rasulullah meneruskan nasehatnya.
” Wahai Fatimah, wanita yang berkeringat. Ketika wanita menggiling gandum untuk suami dan anaknya. ALLAH akan menjadikan antara dirinya dan Neraka tujuh parit. Wanita yang meminyaki dan menyisiri rambut anaknya, serta mencuci pakaian mereka. ALLAH akan mencatat pahala seperti memberi seribu orang lapar dan memberi pakaian kepada seribu orang telanjang. Sedangkan wanita yang menghalangi hajat tetanga-tetangganya, ALLAH akan menghalanginya dari meminum air telaga Kautsar diahari kiamat.”

Rasulullah S.A.W masih meneruskan nasehatnya..
”Wahai Fatimah yang lebih utama dari semua itu adalah keridha’an Suami terhadap Istrinya. Jika suamimu tidak Ridha, aku tidaklah akan mendoakanmu. Tidakkah engkau ketahui, Ridha Suami adalah Ridha ALLAH S.W.T, dan kemarahannya adalah kemarahan ALLAH S.W.T ?”

Apabila seorang wanita mengandung Janin, Maka beristigfarlah para malaikat. Dan ALLAH mencatat Tiap – tiap hari seribu kebaikan dan menghapuskan seribu kejahatan.

Apabila ia mulai sakit karena melahirkan, ALLAH akan mencatat seperti pahala orang-orang yang berjihad.

Apabila ia Melahirkan, keluarlah ia dari dosa-dosanya seperti keadan sa’at ibunya melahirkannya.

Apabila ia Meninggal dalam melahirkan ia meninggalkan dunia ini tanpa dosa sedikitpun. Kelak ia akan mendapati kuburnya tersebut sebagai taman-taman surga. Dan ALLAH mangaruniakan pahala seribu haji dan seribu umrah. Dan beristigfarlah seribu malaikat untuknya dihari kiamat.

” Wahai Fatimah, wanita yang melayani suaminya dalam sehari semalam dengan baik hati dan ikhlas serta dengan niat yang benar. ALLAH S.W.T menghapuskan dosa-dosanya. Dan akan mengenakan seperangkat pakaian hijau, dan dicatatkan untuknya dari setiap helai bulu dan rambut ditubuhnya seribu kebaikan ( setiap helai seribu kebaikan ).. Wanita yang tersenyum dihadapan suaminya, ALLAH memandangnya dengan pandangan Rahmat.

” Wahai Fatimah, wanita yang menghamparkan alas untuk berbaring atau menata rumah dengan baik untuk suami dan anaknya, berserulah para malaikat untuknya. Teruskanlah Amalmu, maka ALLAH telah mengampunimu dari dosa yanglalu maupun yang akan datang.”

” Wahai Fatimah, wanita yang mengoleskan minyak pada rambut dan jenggot suaminya, serta rela memotong kumis dan menggunting kuku suaminya, ALLAH memberinya minuman dari sungai – sungai surga. Dan kuburnya akan menjadi taman di surga. Dan ALLAH menyelamatkannyadari api neraka, serta selamat dari titian Sirotulmustakim.

DARI ABDULLAH BIN AMR AL-ASH RA, ROSULULLAH BERSABDA.
“ DUNIA ADALAH SUATU KESENANGAN, DAN SEBAIK-BAIK KESENANGAN ADALAH WANITA YANG SHALEHAH.”
( H.R MUSLIM )

Gita Ranuhardi, 28 September 2009 jam 17:41, (http://www.facebook.com/note.php?note_id=292839040226&id=563964573&ref=share)

Atasi Sakit Kepala dengan Bergandengan Tangan

•November 18, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Mengapa trik sederhana ini bisa atasi keluhan sakit kepala tanpa perlu mengonsumsi obat?

Rabu, 18 November 2009, 12:08 WIB

Petti Lubis, Mutia Nugraheni

VIVAnews – Fakta menunjukkan bahwa wanita lebih sering mengalami migrain dan sakit kepala dibandingkan pria. Jika Anda termasuk orang yang sering mengalami sakit kepala, atasi saja dengan bergandengan tangan dengan pasangan Anda.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh tim psikolog dari University of California, bergandengan tangan dengan pasangan atau sekedar melihat foto mesra dengan pasangan bisa mengurangi rasa sakit kepala pada wanita. Hal itu diketahui melalui eksperimen yang dilakukan pada 25 wanita yang sering mengalami sakit kepala.

Wanita tersebut saat mengalami sakit kepala menggandeng tangan pasangannya ia juga menggandeng tangan orang lain. Hasilnya adalah saat bergandengan tangan dengan pasangan rasa sakit kepalanya berkurang.

Begitupun saat melihat foto mesra bersama pasangannya, rasa sakit kepalanya lebih banyak berkurang dibandingkan saat melihat foto orang lain yang belum dikenalnya.

Para wanita tersebut rata-rata sudah berhubungan dengan pasangannya selama enam bulan dan cenderung stabil. Para peneliti menyebutkan hal itu menunjukkan pentingnya hubungan sosial dan harus selalu menjaga hubungan dengan orang-orang terdekat. Hal itu akan membuat seseorang lebih sehat baik secara psikis maupun fisik.

Penelitian ini juga berlaku untuk para ibu yang sedang melahirkan. Genggaman tangan suami bisa mengurangi rasa sakit dan membuat ibu lebih tenang saat melahirkan karena ada yang mendampingi. Peneliti juga menyarankan untuk selalu membawa foto mesra bersama pasangan kemanapun Anda pergi. Jika sewaktu-waktu rasa sakit kepala muncul maka Anda bisa menguranginya dengan memandang foto tersebut.

• VIVAnews

mobil, bantal, dan selimut bau pesing

•November 17, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

apa barang wajib ada jika G mau tidur?

jawabannya adalah mobil-mobilan, bantal kasar tak bersampul, serta selimut besar bau pesing. selain botol susu yang sudah pasti harus ada, tiga barang itu juga tidak boleh ketinggalan.

soal mainan, ayah tidak tau dari mana asal muasalnya, mainan yang disukainya hanya mobil-mobilan. banyak mainan lain, tapi yang paling diminatinya hanya mobil-mobilan. sebelum tidur dia harus memgang minan itu bersama dengan botol susu yang bertengger di mulutnya.

untuk mainan mobilnya, seakan diberikan nama. selain nama yang umum, seperti mobil polisi, ambulance, dan truk, dia memberikan nama mobilnya dengan apa yang dilihatnya.  seperti mobil mama aji.

apa itu mobil mama aji? ternyata mobil yang dimaksud adalah mobil-mobilan besi warisan dari abang rio yang modelnya seperti mobil panther. tapi kok dikasi nama sesuai dengan nama neneknya?

nah, mobil panter itulah yang  selalu ditumpangi mama aji kalau dia datang ke makassar atau pulang ke bone. itulah kesan yang dalam memori G. kalau kita jalan dan melihat mobil seperti itu, dia akan berteriak, “mobil mama aji, mobil mama aji.”

ada lagi mobil yang dia kasi nama mobil yeyei. saya tidak tau percis dari mana penamaan itu, tapi ternyata maksudnya adalah mobil pick up.

awal bulan november 2009 ini, G menambah koleksi mobilnya dengan mobil-mobil polisi. sebelum tidur, mobil-mobil kesayangannya dijejer, layaknya diparkir, di samping bantalnya. setelah itu, barulah dia bisa tertidur. saat terjaga, selain tangannya mencari botol susunya, juga secara refleks mencari mobilnya.

pernah ayah mau menggantinya dengan mobil boneka warnah merahnya, tapi nampaknya di tidak terlalu suka. dia lebih menyukai mobil-mobil kecilnya.

selain mobil kecil itu, G juga dapat warisan mobil dari daeng udel di bone. kalau dia ke atas, mobil itu juga harus ikut. ke bawah, juga seperti itu.

tadi pagi, selasa (17/11/2009)  G melakukan hal yang luar biasa, untuk pertama kalinya mobilnya itu diangkat sendiri hingga lantai dua. dia tidak meminta bantuan, mungkin karena dia melihat saya juga membawa barang.

saya membawa koran, mug berisi kopi, rokok, dan hp (celana rumah tak ada kantongnya) ke depan tv. tanpa meminta dan mengucapkan sesuatu, dia langsung mengangkat mobilnya. ada kepuasan yang terpancar saat dia mencapai lantai dua. dengan nafas panjang, dia langsung mengendarai mobilnya.

kalau G memakai mobil itu, seolah mengendarai mobil beneran. cara memutar setir dan menggerakkan tuas di bagian kiri yang seolah diibaratkannya sebagai perseneling. heheheh.

barang kedua yang harus menemaninya tidur adalah bantal dan guling. mungkin semua orang akan mengatakan wajar, tapi kebiasaan G ini berbeda. kadang bersama bunda terheran-heran juga.

“apa enaknya memakai bantal dan guling tanpa pelapis?” jadilah kedua barang itu menjadi kasar karena menyisakan kain pelapis dalamnya. kalau ayah dan bunda pastinya akan merasa “gele-gele” atau geli. tapi, G justru menyulainya.

terkadang, bunda sudah merapikannya, datang G semua dibuka… hehehe. tak hanya itu, kasur pun tak suka dilapisi dengan seprai. akhirnya, disisakan separuh tempat tidur tanpa seprai untuknya. hasilnya? yah, jadilah semua barang-barang itu berbau pesing. bantal, guling, dan kasurnya.

G suka yang kasar-kasar, itu simpulan kami. sekarang, karena kami mengakali tempat tidur dengan lapisan plastik, dia tidak kehabisan akal. plastik yang terpasang paten itu pastinya tidak bisa dia buka. jadilah setiap mau tidur G mengambil banyak bantal dan guling tanpa sampul ke tempat tidur.

gunanya, bantal dan guling kasarnya itulah yang dijadikans ebagai alar tidur…. mantap. karena senangnya dengan yang kasar-kasar, dia sukanya tidur di pinggir yang langsung bersentuhan dengan kelambu. kadang kami perhatikan, sambil tidur, tangan dan kakinya dielus-eluskannya di kain kelambu yang kasar.

barang lainnya adalah selimut besar berkain kasar. dulunya itu adalah selimut ayah waktu masih kuliah dan tinggal di antang makiobaji. mama puang belikan selimut karena ayah memang suka memakai selimut kalau tidur, jadi semacam selimut warisan deh.

G paling suka memakai selimut itu meski sudah “astagafirullah”  bau pesingnya.

beberapa hari terakhir, kasur kecil punya abang rio yang biasanya di depan televisi, disingkirkan bunda untuk dibersihkan. kasur kecil yang selalu dibuka seprainya oleh G. tadi, selasa (17/11/2009), G ngotot mengambilnya dari jemuran.

“please, tolong ayah, pakai kasur,” gaya khasnya jika meminta. dua telapak tangannya saling ditempelkan di depan dada dengan wajah memelas. wajahnya dimajukan ke depan yang malah kadang bibirnya menyentuh bibir kami. “please ayah,” kata G mengulang.

saya sempat memberikan alasan pakai tikar saja karena saya liat bagian ujung kasur belum kering benar. masih agak lembab. G menarik tangan saya ke tempat jemuran dan menuntunya memegang kasur kecil itu.

akhirnya ayah mengangkatkan kasur itu untuk dia, pastinya tanpa seprei.saya tidak tau sampai kapan kebiasaan G itu akan berakhir. tadi, dia kembali harus bersitegang dengan bunda karena dia membuka lagi sampul bantal guling yang lain. rupanya dia ingin menambah stock bantal gulingnya.

hari ini saya menulis cerita ini sebagai kenangan. saya teringat kejadian hari minggu kemarin. saat bermain bersama G, entah kenapa G tiba-tiba minta dibelikan mobil. saya pikir mobil mainan, saya bilang bulan depan ayah janji belikan minan mobil lagi. ternyata bukan itu yang dimaksud. “ayah, mobil besar. nanti G pakai balap… ngeng-ngeng -ngeng, begitu,” kata G menirukan gayanya menyetir mobil.

Bunda menyela memberikan penjelsan kalau yang dimaksud G adalah mbil beneran. pelukan hangat dan ciuman di jidat G. saya peluk G cukup lama, setelah itu saya pegang pipinya, saya tatap matanya (gaya komunikasi yang selalu saya lakukan), “insya Allah, doakan ayah kerja yang kuat biar tambah rejeki. nanti ayah belikan mobil.”

itulah janji saya saat itu pada G. seperti biasanya, dia pun mengangguk tanda paham dan setuju. “iya ayah. nanti G kasi belok-belok yah,” oceh dia melanjutkan khayalannya. telunjuk kami saling kami tautkan dengan jempol disatukan (bahasa berjanji antara kami). doakan, amin.

taggappo’

•Agustus 26, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

G63beberapa hari belakangan ini G suka sekali taggappo’ atau kejedut. kebiasaan G berlari masih menjadi masalah utama yang sering membuatnya terjatuh. kalau saya perhatikan, betuil yang dibilang puang pipa, kalau G lari agak aneh. suka menjinjit.

sehabis mandi,  belum lagi badanya kering G sudah lari-lari ke sana ke mari.selain karena gaya larinya yang memang kurang membuat dia mantap berpijak, ditambah lagi lantai yang licin. jadilah dia sering terjatuh.

kamis (20/8/2009) dia taggappo’ lagi di dinding waktu nonton di depan tivi. waktu itu G bermain bersama mama aji di depan tivi. dari dalam kamar dia langsung lari dan mengempaskan badannya di atas kasur depan tivi.

ternyata perkiraannya salah, kepalanya tidak pas di atas bantal, tapi kelebihan sampai membentur dinding. tangis keras pastinya terdengar disertai benjolan di kepala. seperti biasanya, G tidak terlalu lama menangis, setelah itu tenang lagi dan kembali bermain.

G-BUNDA-13hari minggu (22/8/09) ini insiden yang paling membuat saya panik. waktu menjelang buka puasa, lagi masak di dapur. dia ngotot mau melihat bunda masak. saya pun menurutinya dengan memberikan dia kursi supaya bisa berdiri di dekat tempat masak.

ternyata G terlalu bersemangat mengintip masakan yang ada dalam panci sehingga pijakan kursi di lantai bergerak mundur. nah, jadilah keseimbangan G tak terkendali dan jatuh.

yang membuat panik, G terjatuh dari atas kursi ke lantai dengan posisi membelakang. kepalanya lagi terbentur di lantai. saya liat dia sangat trauma dan menangis keras. bunda pastinya panik.

bunda periksa kepalanya alhamdulillah tidak ada masalah. tidak benjolan. padahal saya perkirakan, melihat tingginya G jatuh dan posisi jatuhnya kemungkinan parah sekali. G-MAKAN-6

setelah saya berusaha rekonstruksi, saya perkirakan waktu G jatuh, dia masih sempat berpegangan di pantri sehingga jatuhnya tidak langsung ke lantai. masih ada sedikit penahan.

G hati-hati yah. sampai ayah pernah bilang sama bunda, kayaknya G ini selebor sampai dia suka jatuh.

pernah juga kejadian, G bayangkan dirinya balap pakai mobil-mobilannya. ban depannya diangkat ke atas bantal. karena dia tidak bisa mengendalikan tarikan tanganya yang terlalu kuat pada stir mobilnya, jadinya terjungkal.

kayakanya kami harus lebih hati-hati menjaga G.

Halau Bau Mulut Selama Puasa

•Agustus 26, 2009 • & Komentar

Ada caranya untuk mengurangi bau mulut tidak sedap. Simak tips berikut!

Rabu, 26 Agustus 2009, 12:10 WIB / Petti Lubis
PUASA-BEBAS BAU MULUTVIVAnews – Bau mulut tak sedap memang bisa menjadi salah satu gangguan selama berpuasa. Kondisi ini terjadi, karena kita tidak mengonsumsi makanan dan minuman selama berjam-jam dan otomatis mulut berbau.

Meningkatnya masalah bau mulut selama berpuasa, menurut dr. Handrawan Nadesul, penulis buku ‘Sehat Itu Murah’, disebabkan oleh berkurangnya produksi air liur, akibat asupan air yang masuk ke dalam tubuh berkurang. Padahal, air liur mengandung zat-zat khusus yang memegang peranan penting dalam menjaga kesehatan rongga mulut dan menekan bau.

Ingin mengurangi gangguan kesehatan ini? Simak tips berikut!
_ Sebelum berpuasa, periksakan diri ke dokter gigi.
- Sehabis sahur dan sebelum tidur, bersihkan rongga mulut dengan menggosok gigi dan lidah dengan perlahan.
- Gunakan obat kumur untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan karang gigi baru. Dalam hal ini obat kumur bisa diganti dengan campuran setengah sendok teh baking soda dan setengah sendok teh garam dalam satu cangkir air panas.
- Setelah berbuka, minumlah air putih sebanyak-banyaknya untuk meningkatkan produksi air liur.
- Hindari makanan berbau tajam seperti bawang putih, petai, atau jengkol. Makanan tersebut sebaiknya tidak dikonsumsi sebab aroma makanan itu akan diserap oleh darah dan dikeluarkan melalui napas. Kalau memang sangat ingin makan, sebaiknya dikonsumsi saat berbuka saja, jangan waktu sahur.
• VIVAnews

sakit kok gantian sih, setelah G, bunda

•Agustus 26, 2009 • 1 Komentar

BUNDA-1wah, masalah ini, setelah G yang sakit,  sekarang gantian bunda yang sakit. sisi baiknya karena tidak bersamaan, kalau bersamaan ayah bisa repot.

demam G sudah mulai agak mendingan hari ini, tapi kenapa bunda yang terkapar. di kamar, saya liat bunda berselimut tebal dan terbaring di ranjang. beberapa kali terlihat G datang menganggu, hanya dibalas dengan nada lemah suara bunda.

G demam dan katanya badannya sakit semua. jadilah saya bermain sama G di depan tivi, tapi dasar G, dia selalu saja menganggu bundanya. mengajak bermain.

bunda terkapar di hari kedua puasa, minggu (23/8/2008). sebelum ke kantor tadi pagi saya berpesan sama bund akalau memang kondisinya tidak memungkinkan, tak usah puasa. apalagi kesehatan G belum fit benar.

menjelang buka puasa, bunda mengirimkan pesan memohon maaf kalau hari itu dia tidak sempat membuat menu spesial berbuka. ayah bilang tak masalah karena di dalam kulkas masih banyak bahan yang bisa dioleh dan tinggal campur. salah satu kelebihan bund ayang selalu memersiapkan segala kebutuhan.

barongkoapalagi kan masih ada barongko dan es buah. masih mantaplah. hari itu saya pulang berbuka ke rumah sekalian mau memastikan kondisi bunda dan G. hari itu kami buka puasa bersama, namun saya liat kondisi bunda masih kurang fit.

alhamdulillah, kondisi G mulai membaik sehingga tidak rewel lagi. mudah-mudahan gilirannya sudah selesai, jangan sampai ke ayah (hehehe…)

G demam

•Agustus 21, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

G-BARU-1pukul 03.00 wita, jumat (21 agustus 2009) ayah dengar G sulit terlelap. beberapa kali ayah dengar G rewel. ternyata, dini hari itu demam G bertambah tinggi yang membuatnya sulit tertidur.

beberapa kali mama aji, yang kemarin datang dari bone, coba menenangkan, tapi tak juga berhasil. G tetap saja rewel. seperti kebiasaanya, jika terjaga dari tidur dia pasti minta keluar di depan tivi.

baring di depan tivi ayah liat G sudah mulai agak tenang. mata bunda yang sudah terlihat mengantuk dan kelelahan coba ditahannya. beruntung G tidak menolak kala ditawari minum obat penurun panas. hanya sayang G menolak dikompres.

hingga pak satpam memukul tiang listrik empat kali, G belum juga bisa tertidur pulas. bunda terus mengelus G untuk memberikan ketegangan. bunda bilang, G demam karena beberapa hari ini G banyak “kunjungan”. selain ke baruga, sebelumnya G ikut ayah ke kantor sampai sore, terakhir kemarin ikut sama bunda dan mama aji ke baruga, jenguk ade bayi, dilanjutkan ke pasar sentral.

rankaian show G membuatnya drop yang memang beberapa hari terakhir ini kondisinya tidak fit karena sudah terserang flu.

dini hari itu tuhan menguji kesabaran kami. anak kami tercinta membutuhkan belaian dan perhatian. hingga pagi harinya, kondisi G masih terlihat sangat lesu dan loyo. baru kali ini G sakit sangat terlihat lesu. biasanya sakitnya tidak diperhatikan.

malas makan dan maunya hanya berbaring di depan tivi. disuapi sama mama aji G hanya memapu makan beberapa sendok. setelah itu menolak. satu keuntungan kami karena G tergolong tidak terlalu kesulitan saat harus meminum obat.

sebelum berangkat ke kantor, saya liat G tergolek di depan tivi. alhamdulillah G sudah tidur. mudah-mudahan G bisa istirahat yang cukup.

maaf kami anakku karena tidak memerhatikan kondisimu. mudah-mudahan besok kami bisa lebih awas melihat perkembangan dan situasinya.

hari ini, terpaksa ayah berangkat ke kantor tanpa pelukan hangat, cium pipi, lambaian tangan, dan cium jauh G. “ayah mau kerja cari uang, beli susu yah? hati-hati ayah,” begitu selalu pertanyaan dan pesan G yang selalu menjadi penyemangat ayah setiap hari.

cepat sembuh yah G